Shonen Indonesia

Tak Semua Mahasiswa Indonesia Mau Dievakuasi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Tak Semua Mahasiswa Indonesia Mau Dievakuasi

Post by Admin on Fri Feb 04, 2011 7:47 am

Tak Semua Mahasiswa Indonesia Mau Dievakuasi
Rabu, 02 Februari 2011 | 05:52 WIB

Para ulama Universitas Islam Al Azhar berujunk rasa di Tahrir Square, Kairo, Mesir (31/1). AP/Manoocher Deghati

TEMPO Interaktif, Jakarta - Syuhada, 22 tahun, mahasiswa fakultas Ushuludin Universitas Al-Azhar dari Jawa Timur, masih tenang-tenang saja di apartemennya di Nasser City, Kairo. Ia tak tampak sibuk berkemas seperti ratusan mahasiswa dan pelajar Indonesia lainnya, yang mulai dievakuasi dari Mesir tadi malam.

Tas dan laptopnya masih tergeletak di meja. Bajunya masih tersusun rapi di lemari, sementara kopernya malah tak tampak sama sekali. Gemuruh demo rakyat Mesir menurunkan Presiden Husni Mubarak rupanya sama sekali tak menggerakkannya untuk berjingkat memasukkan barang-barangnya ke dalam koper.

"Saya masih merasa aman, teman-teman saya juga begitu," katanya kepada koresponden Tempo di Kairo, Akbar Pribadi, kemarin. "Aktivitas demo yang semakin besar memang mengganggu, tapi saya merasa baik-baik saja."

Syuhada tahu keluarganya di Tanah Air mungkin cemas. Seluruh komunikasi dari dan ke Kairo diblokir pemerintah Mesir. Koneksi Internet juga bernasib sama. Ia juga tahu aksi penjarahan telah meluas ke permukiman sipil.

"Tapi apa yang mau diambil dari saya?" katanya. "Insya Allah, kalau saya tetap tenang dan sehat, orang tua tak akan khawatir."

Berbeda dengan Syuhada, Hari Muhammad, 20 tahun, mahasiswa Fakultas Bahasa di Al-Azhar, begitu gembira mendengar Indonesia telah mengirim pesawat Garuda Indonesia untuk menjemput 6.149 warga Indonesia, termasuk 4.297 pelajar dan mahasiswa. Pesawat Garuda itu telah tiba di Kairo setelah sempat tertahan di Jeddah, Arab Saudi, kemarin siang. Pesawat Boeing tersebut pada pukul 21.00 tadi malam telah mengangkut 450 penumpang ke Jakarta.

"Ini langkah bagus pemerintah," kata Hari sambil memasukkan laptopnya ke dalam koper. "Yang penting aman dulu sampai Jakarta. Nanti bisa kembali lagi."

Hari mengatakan kondisi Mesir makin memburuk. Di kampus, jadwal ujian juga sudah selesai. Di Universitas Kairo, ujian memang belum rampung, tapi pihak kampus telah memutuskan menghentikan kegiatan perkuliahan. "Jadi, saya mau sekali dievakuasi," kata Hari.

Di kantor konsuler Indonesia yang tak jauh dari bandara, ratusan warga Indonesia telah berkumpul kemarin. Mereka didata oleh staf Kedutaan Besar Indonesia sembari disuguhi air mineral dan mi instan. "Prioritas penerbangan pertama, para wanita, ibu hamil, anak-anak, dan sebagian pelajar," kata juru bicara Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo, Iwan Wijaya, kemarin.

Selain di konsuler, warga yang telah siap dievakuasi bisa pula berkumpul di pusat kebudayaan Indonesia dan KBRI Kairo yang telah dijadikan posko 24 jam. Seluruh warga Indonesia itu akan diangkut dengan tiga pesawat Garuda.

Iwan mengatakan kantor KBRI Kairo terletak sekitar 1-2 kilometer dari pusat demonstrasi di Tahrir Square. Begitu pula kawasan tempat tinggal mahasiswa Indonesia di Nasser City, yang berjarak satu jam dari Tahrir Square. "Cuma memang ada kelangkaan makanan, banyak toko yang tutup," kata Iwan.

Di Indonesia, pengasuh Pondok Pesantren Al-Amin Kediri, KH Anwar Iskandar, meminta pemerintah memberi jaminan keselamatan bagi santrinya yang berada di Mesir. “Pengurus pondok sudah berulang kali mengontak mereka tapi tak pernah bisa,” kata Anwar.

Ketua Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Lumajang R.H. Achmad Jatmiko juga kehilangan kontak dengan anaknya, Ahmad Haryo Kusumo, 22 tahun, mahasiswa semester akhir Jurusan Tarbiyah Universitas Al-Azhar. "Namanya anak sendiri, kami jelas khawatir," ucapnya.
avatar
Admin
Admin
Admin

Jumlah posting : 47
Points : 107
Reputation : 0
Join date : 30.01.11
Age : 21
Lokasi : Bekasi

Lihat profil user http://shonen.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik